Archive for August 5th, 2008

AKU DIKEHENDAKI ALLAH?

AKU DIKEHENDAKI ALLAH?

Telepon genggamku menjerit nyaring mengisi sisi kosong di lantai ruangan kantorku. Segera kuambil dan kusempatkan membaca nama yang tertera di sana. Aku mengenalnya sebagai sahabat lama yang terlupakan untuk aku sempatkan bersilaturahim dengannya. Tiba-tiba terdengar suara dari seberang.

“Halo Dek…” sapanya. Tumben nih ia memanggilku dengan sebutan akrab seperti itu. Kayak kakak beradek.

“Iya ada apa Mbak?” tanyaku.

“Ada dimana?”

“Di kantor.”

“Tolong antarkan ke Tiki Dong…”pintanya.

Aku terdiam lama, ia memanggilku dengan sebutan Dek, lalu ia menyuruhku untuk mengantar sesuatu ke Tiki. Padahal aku belum sempat berurusan apapun dengannya. Dan betul ada jeda di sana dengan jawaban aku selanjutnya.

“Wah…kayaknya Mbak salah sambung nih…” kataku.

Dan pada akhirnya kesadaran itu muncul. Mbak yang sudah naik haji ini salah pencet, niatnya mau menghubungi seseorang bernama “Dede” tetapi yang tertekan nomor dari sebuah nama “dedaunan riza”.

Walaupun demikian, salah sambung ini membawa berkah. Setidaknya ia ikhlas menginfakkan sebagian hartanya untuk pelaksanaan baksos yang kedua nanti di tanggal 9 Agustus 2008. Maklum pada pelaksanaan baksos tanggal 06 Juli 2008 lalu ia ketinggalan berpartisipasi. Katanya, dalam sebuah sms lanjutan, “iya, ini aq lg diingetin sama Allah, biar gak ktinggalan baksos kek kemarin..:-D”

Sejatinya, ladang amal terbuka buat siapapun yang dikehendaki oleh Allah. Jika tidak, maka betapapun ladang amal itu terbentang dihadapannya yang pada akhirnya akan menuai balasan berlipat ganda dari Allah, maka tetaplah ia tidak tergerak hatinya untuk menggarap ladang amal kebaikan itu. Sekali lagi karena Allah tidak menghendakinya.

Aku sering merenung dan memuhasabahi diri sendiri, jangan-jangan saya termasuk dalam golongan orang-orang yang tidak dikehendaki Allah untuk berbuat kebaikan (Ya Allah aku berlindung dari semua itu). Ya, karena aku merasa sering terlambat untuk menekan tombol otomatis kebaikan. Gerakku tidak refleks ketika terbentang ladang amal di hadapan.

Tidak seperti para sahabat Rasulullah yang tanpa disuruh mau menginfakkan seluruh hartanya tanpa meninggalkan sesuatu buat dirinya sendiri dan keluarganya. Mau berpeluh-peluh dan berdarah-darah membela Rasulullah. Mau dan sigap bersegera menggarap ladang amal di hadapan mereka. Ya, karena mereka adalah golongan yang dikehendaki Allah. Mereka ridha terhadap Allah dan Allah pun ridha kepada mereka.

Sedang aku? Jauh…

Allah Rabbi, ampuni aku.

***

 

 

Terimakasih kepada Mbak Lis Rin yang telah mengingatkan saya, di tengah kekhawatiran saya pada banyaknya kata-kata daripada aksi yang dilakukan.

 

 

riza almanfaluthi

dedaunan di ranting cemara

15.10 5 Agustus 2008

2 comments Tuesday, 5 August 2008






Palestine Blogs - The Gazette



KampungBlog.com - Kumpulan Blog-Blog Indonesia

Telah Dikunjungi

 

August 2008
M T W T F S S
« Jul   Sep »
 123
45678910
11121314151617
18192021222324
25262728293031

Categories

Arsip

Blogger

Blogroll

Situs-situs Khusus

Ikhwan & Akhwat Tarbiyah

Best Friends

Downloads

Recent Posts

Recent Comments

deset on Konsultasi Pajak
Ocha on TIPS MEMILIH WADAH PLASTIK YAN…
buJaNG on KATA-KATA ATAU UCAPAN DALAM KA…
dEe_aNa on BANK SOAL UJIAN NASIONAL …
riza on Who I am?
AIRA on SPT Tahunan Pajak Penghasilan …

Top Clicks

Top Posts

Feeds

Meta

Spam Blocked