YULIA HASANAH

Tuesday, 18 December 2007

YULIA HASANAH
MENULIS ADALAH HIDUPNYA

Perawakan gadis ini biasa saja. Tingginya pun seukuran tinggi kebanyakan perempuan Indonesia. Kulitnya hitam manis. Dengan wajah dan matanya yang membulat. Menghasilkan sebuah karya yang fenomenal melebihi J.K. Rowling adalah obsesi terpendam gadis berjilbab bernama Yulia Hasanah ini. Oleh karena itu penyuka komik ini berusaha mewujudkannya dengan mengikuti Batre (Basic Writing Training for Beginner) Angkatan V yang diselenggarakan oleh Forum Lingkar Pena (FLP) Cabang Depok.
Tidak berhenti di sana, ia senantiasa berusaha menulis di setiap harinya agar kemampuan menulisnya semakin terasah. Dan terbukti seluruh tugas yang diberikan oleh tutor dalam pelatihan itu selalu dikerjakannya. Misalnya tugas merekonstruksi sebuah dongeng dunia yang bila dibaca ternyata terasa amat memukau.
Bagi anak terakhir dari lima bersaudara ini menulis adalah hobinya, menulis adalah hidupnya. Agar ia dapat hidup maka ia perlu membaca. Maka tak heran tas punggungnya yang selalu ia bawa kemana-mana itu berisi banyak buku untuk menyalurkan hobinya membaca.
Walaupun dirasa pendiam dan pemalu oleh temannya dalam pelatihan itu, juga pemalasnya yang ampun-ampunan dan suka menggampangkan persoalan seperti yang diakuinya sendiri, Yulia punya cita-cita luhur yaitu menjadi orang yang berguna di dunia dan akhirat. Ya, sebuah cita-cita yang amat mulia bagi perempuan yang teramat sangat untuk kuliah ini. Tapi sayang sampai saat ini keinginannya belum terpenuhi karena alasan klasik yang dialami sebagian besar pelajar Indonesia, yaitu masalah biaya. Jika saja masalah ini teratasi ia berkeinginan untuk masuk Fakultas Sastra Universitas Indonesia.
Namun pada dasarnya inilah bentuk pengorbanannya kepada orang tuanya sebagai sebuah realisasi nyata dari cita-cita luhurnya itu, yaitu menjadi orang berguna. Bukan menjadi orang yang tidak berguna karena memaksakan diri dan orang tuanya untuk menguliahkan dirinya. Sungguh sebuah akhlak terpuji yang perlu ditiru bagi remaja Indonesia lainnya yang saat ini diserbu oleh hedonisme dan konsumerisme.
Semoga tetap istiqomah.

Entry Filed under: Tips Menulis. Tags: .

Leave a Comment

Required

Required, hidden

Some HTML allowed:
<a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <pre> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

Trackback this post  |  Subscribe to the comments via RSS Feed






Palestine Blogs - The Gazette



KampungBlog.com - Kumpulan Blog-Blog Indonesia

Telah Dikunjungi

 

December 2007
M T W T F S S
« Nov   Jan »
 12
3456789
10111213141516
17181920212223
24252627282930
31  

Categories

Arsip

Blogger

Blogroll

Situs-situs Khusus

Ikhwan & Akhwat Tarbiyah

Best Friends

Downloads

Recent Posts

Recent Comments

deset on Konsultasi Pajak
Ocha on TIPS MEMILIH WADAH PLASTIK YAN…
buJaNG on KATA-KATA ATAU UCAPAN DALAM KA…
dEe_aNa on BANK SOAL UJIAN NASIONAL …
riza on Who I am?
AIRA on SPT Tahunan Pajak Penghasilan …

Top Clicks

Top Posts

Feeds

Meta

Spam Blocked