Archive for December 14th, 2007

Gamay di antara Microsoft dan Google

Malam ini saya sudah tidak sabaran sekali untuk menuliskan tentang Google setelah membaca sebagian halaman dari sebuah buku yang mengisahkan tentang kesuksesan Google—yang dirintis dua orang keturunan Yahudi—untuk tumbuh, berkembang, dan menjadi terbesar dengan nilai kapitalisasi saham yang tidak pernah dibayangkan para kapitalis untuk perusahaan baru tumbuh seperti Google. Di benak saya sudah tak terbendung lagi air bah ide untuk dituliskan agar tidak meluber kemana-mana.
Tetapi saya tidak akan menuliskan begitu saja isi tentang buku itu, karena apa yang mau saya tulis sedangkan bagi saya semuanya dari halaman pertama hingga halaman 167—halaman yang sedang saya baca, dan saya percaya sampai halaman terakhir pun—menarik semua dan tidak akan membuat saya bosan. Wajar saja kalau Daily Mail menulis sebuah endorsement di sampul depan buku berwarna putih—khas gaya antarmuka Google—itu dengan sebuah ungkapan: ”Sungguh memikat, ditulis dengan gaya kisah detektif…sangat cerdas.”

Continue Reading Add comment Friday, 14 December 2007

Pointer Penghalang Maksiat

Thanks Jhon, atas email pagi itu. Ya, Marjono3 Jum’at itu (19/1) mengirim email yang menurut saya sangat bermanfaat sekali buat saya. Dan saya pikir bermanfaat pula bagi orang lain. Dalam emailnya itu ia melampirkan attachment-nya berupa program pointer yang bila kita simpan di komputer kita, maka default pointer berupa panah putih yang membosankan itu akan tergantikan dengan pointer yang berwarna kuning dengan lafaz zikir yang bergantian muncul di bawah pointer tersebut.
Zikirnya adalah: Subhanallah, Alhamdulillah, Laa ilaaha illa Allah, Wallahu Akbar.

Continue Reading Add comment Friday, 14 December 2007

RIWAYAT TANPA CELA

Jangan pernah menemukan aib dan kesalahan diri saya pada tulisan kali ini. Yang engkau akan temukan adalah keistimewaan, prestasi dan penghargaan saya. Yah, wajar saja namanya juga riwayat hidup dari sebuah karya tulis. Padahal begitu banyak aib dan kesalahan pada diri yang rentan ini, tapi memang Allah sengaja telah menutupi semuanya itu dari pandangan orang lain.
Tinggal bagaimana saya bisa mempertahankan status di bawah perlindungan itu sampai di hari hisab nanti. Karena Allah akan mempertontonkan aib hamba-Nya yang tidak bisa menahan diri dari mempertunjukkan aib orang lain kepada khalayak yang lebih ramai.
So, terima sajalah orang ganteng ini mempertunjukkan riwayatnya. Tetapi sebelumnya saya kudu mempertunjukkan dalilnya kepada Anda semua. Kenapa riwayat hidup ini isinya cuma pujian belaka.

Continue Reading 5 comments Friday, 14 December 2007

TIPS BUAT YANG LAGI BIKIN SKRIPSI DAN TESIS

Skripsi atau tesis menjadi momok yang menakutkan. Menjadi mimpi buruk. Selalu hinggap di ingatan saat makan, jalan-jalan, atau beraktivitas sehari-hari lainnya. Oleh karena itu begitu banyak para mahasiswa yang kedodoran dalam penyelesaiannya, hingga berbulan-bulan, tak terasa biaya kuliah membengkak karena tetap harus bayar uang kuliah ataupun ancaman drop out dari penyelenggara perkuliahan. Perlu diketahui sampai saat ini masih ada teman saya yang belum juga menyelesaikan skripsinya sejak sama-sama masuk kampus di tahun 2000.
Apa daya, dengan sangat terpaksa, banyak dari mahasiswa tersebut menyewa jasa konsultan penulisan tugas akhir untuk membantu mereka. Alhasil selain dana lebih yang harus dianggarkan untuk membayar fee, bantuan ini juga rawan dari masalah plagiat, serta tak lupa minimalis dalam pertanggungjawaban di sidang komprehensif.

Continue Reading 20 comments Friday, 14 December 2007

JANGAN SEPERTI NIRINA ZUBIR

Pagi ini, tidak biasanya jalanan di Margonda begitu macet dengan antrian sepanjang kurang lebih 500 meter. Biasanya cuma dua penyebabnya, mungkin ada mobil mogok di ujung jalan Margonda yang sempit menuju Jakarta atau satu lagi ada kecelakaan.
Ternyata benar dari kejauhan sudah terdengar sirine mobil polisi. Saat melewati tempat itu sudah teronggok Xenia rongsok di pinggir jalan. Dan jalanan penuh dengan pecahan kaca. Hal lain yang menarik selain dari kerumunan orang-orang yang ingin melihat kejadian itu adalah kantung mayat berwarna kuning mencolok mata. Tentu di dalamnya sudah ada isinya, sebuah jasad yang tiada bernyawa.
”Mobil ketimpa mobil,” kata penyapu jalanan yang sempat saya tanyai. Cuma itu saja. Setelahnya saya tidak mendapatkan informasi apapun. Yang pasti perjalanan pagi itu menambah bahan pemikiran saya yang ada di otak yang sudah penuh sebelumnya. Ah, batas antara hidup dan mati begitu tipis.

Continue Reading Add comment Friday, 14 December 2007

MENGUKIR DI ATAS BATU: KESUNGGUHAN TAK TERNILAI

Ba’da dzuhur yang sejuk, dua anak kecil itu terlihat sedang belari-larian di dalam masjid AlHikmah, Cipayung, Depok. Yang satu mempunyai perawakan yang lebih kecil daripada yang lainnya. Mereka adalah dua diantara beberapa anak seumuran mereka yang ikut pendidikan di Pesantren Tahfidzul Qur’an Terpadu.
”Dek-dek…sini dulu. Saya mau tanya nih…!” seru saya setengah berteriak kepada mereka. Akhirnya mereka berkumpul di hadapan saya.
”Wah…sudah berapa juz nih hafalannya?” tanya saya kepada dua anak kecil pertama.
”Saya baru satu juz, kok”, jawab yang lebih besar.
“Kalau saya lagi menghapal Juz 30,” yang kecil menyahut.

Continue Reading Add comment Friday, 14 December 2007

KETUA RT

Ruangan tamu itu dipenuhi asap rokok. Dari empat belas orang yang menghadiri acara rapat Rukun Tetangga (RT) dan sekaligus halal bihalal itu cuma empat orang saja yang berkorban menjadi perokok pasif. Selebihnya asyik menikmati bara merah dari tembakau yang terbakar dan kepulan asapnya.
Acara ini masih berkutat pada pembahasan siapa yang mau ditunjuk sebagai Ketua RT. Ya, jabatan Ketua RT di tempat kami sudah lama kosong. Apalagi setelah kepengurusan yang lalu demisioner beberapa bulan sebelumnya karena sudah berakhirnya masa tugas mereka. Tidak ada yang mau mengangkat tangan. Banyak argumentasi yang keluar dari bapak-bapak yang dipinta untuk menjabat jabatan tersebut. Rata-rata semua ogah. Why…?
Mungkin jabatan Ketua RT inilah yang tidak dianggap sebagai jabatan yang dicari-cari di Indonesia. Karena kental sekali nuansa sosialnya dibandingkan ketenaran dan komersialisasi yang menggemukkan kantong-kantong para penjabatnya. Apalagi tuntutan menjadi penengah dan pemecah kebuntuan permasalahan keseharian yang ada sangat tinggi diharapkan oleh masyarakat.

Continue Reading Add comment Friday, 14 December 2007

CUMA JARKONI….?

“Saya ini sudah diundang berceramah kemana-kemana. Kemarin ke Hongkong dan besok akan ke Hongkong lagi,” demikian diungkapkan oleh aktor sinetron Indonesia saat ditanya tentang kegiatannya di bulan Ramadhan. Ya, di bulan Suci itu ia telah berganti profesi dari sebuah profesi yang bergelimang dengan hedonisme kepada sebuah profesi yang tuntutannya berat di akhirat kelak.
Tayangan infotainment itu mengejutkan saya dan saya ucapkan dalam hati semoga ia berkesuaian antara ucapan dengan perbuatan. Soalnya dulu saat ada konflik antara Bang Haji Rhoma Irama dengan Inul Daratista, ia pendukung berat dan berada di belakang Inul untuk tetap eksis dengan goyang ngebornya. Bahkan mengecam Bang Haji sebagai golongan orang-orang munafik dan sakit hati karena tidak kebagian order manggung.

Continue Reading Add comment Friday, 14 December 2007

ASLI DERMAYU

Saat akan kembali ke Jakarta, Ibu bersikeras membawakan kami oleh-oleh untuk dibagikan ke tetangga-tetangga kami. Sebenarnya bukannya tidak suka kami dibawakan semua itu tapi karena bawaan kami sudah banyak dan khawatir ribet di sepanjang perjalanan dengan kereta api pada saat puncak arus balik Sabtu kemarin.
Tapi karena Ummu Haqi juga tidak keberatan untuk menerimanya—dan tentu pula membawanya—maka otomatis jadi juga saya membawa satu kardus oleh-oleh khas Indramayu; buah mangga asli Indramayu dari daerah sentranya Desa Segeran. Tapi pada akhirnya tetap saya yang membawa beban itu berupa tiga tas pakaian dan satu kardus. Berat euy…
Ngomong-ngomong tentang buah mangga ini, mungkin ini satu-satunya yang bisa saya banggakan dari Indramayu selain pandangan negatif tentang daerah di pantura ini. Tentang kawin cerainya-lah, tentang wisata plusnya (Anda tahu sendiri lah…), tentang kemiskinannya dan lain-lainnya. Walaupun saya tidak suka mangga dan tidak punya pohonnya di kampung sana tapi saya bilang kepada setiap orang yang saya beri: “ini benar-benar asli dari Indramayu loh…”

Continue Reading 1 comment Friday, 14 December 2007

TIGA CARA MASUK SURGA

Sabtu kemarin saya diundang untuk ikut berbuka puasa bersama di salah satu rumah anggota pengajian pekanan istri saya. Saat jelang magrib saya didaulat untuk memberikan taushiyah di acara itu. Pendaulatan itu mau tidak mau harus saya terima. So, saya butuh referensi cepat untuk itu. Dengan membuka-buka mushaf syamil yang ada di tangan, mata saya terantuk pada dua ayat di Surat Ali Imran. Tepatnya di ayat 133 dan 134.
Kawan, inilah isi dari ayat tersebut:

133. Dan bersegeralah kamu kepada ampunan dari Tuhanmu dan kepada surga yang luasnya seluas langit dan bumi yang disediakan untuk orang-orang yang bertakwa,
134. (yaitu) orang-orang yang menafkahkan (hartanya), baik di waktu lapang maupun sempit, dan orang-orang yang menahan amarahnya dan mema’afkan (kesalahan) orang. Allah menyukai orang-orang yang berbuat kebajikan.

Continue Reading 2 comments Friday, 14 December 2007

Previous Posts






Palestine Blogs - The Gazette



KampungBlog.com - Kumpulan Blog-Blog Indonesia

Telah Dikunjungi

 

December 2007
M T W T F S S
« Nov   Jan »
 12
3456789
10111213141516
17181920212223
24252627282930
31  

Categories

Arsip

Blogger

Blogroll

Situs-situs Khusus

Ikhwan & Akhwat Tarbiyah

Best Friends

Downloads

Recent Posts

Recent Comments

rara on OBAT MANJUR BUAT AMBEIEN …
Dian on TATA CARA / PROSEDUR PENDAFTAR…
yuni on OBAT MANJUR BUAT AMBEIEN …
asep on OBAT MANJUR BUAT AMBEIEN …
Akhmad Zainuddin on Istriku: Aku Minta Izin B…
Akhmad Zainuddin on Konsultasi Pajak

Top Clicks

Top Posts

Feeds

Meta

Spam Blocked