Archive for December 12th, 2007
Antara AGIVA, AGV, dan INK
Kemarin sore saya membeli helm bermerek Agiva di sebuah toko kecil di bilangan Lenteng Agung. Toko aksesoris itu memang telah menjadi tempat favorit saya untuk membeli pernak-pernik motor. Selain pelayanannya yang ramah juga harga yang ditawarkan sepertinya bersaing juga.
Sebelum membeli helm itu saya sempat surfing di internet untuk mencari helm apa yang bagus mutunya dan direkomendasikan kepada para pengguna motor. Dan saya menemukannya pada sebuah forum diskusi yang dikelola oleh Honda Tiger Mailing List. Kebanyakan dari mereka setuju bahwa helm bermutu dengan harga yang ekonomis adalah helm bermerek Agiva itu. Harganya pun berkisar 350 ribuan ke atas. Wow…
Nah dari hasil surfing itulah saya berkeinginan untuk membelinya, tapi dalam masalah harga sempat mikir juga sih. Semula saya mau berburu di sepanjang jalan Otista untuk membelinya, karena di sana sudah terkenal dengan harganya yang miring. Tapi berhubung saya tak mempunyai waktu banyak karena pekerjaan yang menumpuk, juga karena saya tak bisa menundanya terlalu lama.
Continue Reading 15 comments Wednesday, 12 December 2007
Jejak Lalu pada Boulevard of Broken Dreams
Dulu seorang kawan berlama-lama berpisah dengan sang bidadari tercinta hingga tak sanggup memendam kerinduan di antara waktu-waktu sepinya, sunyinya, sendirinya. Hingga ia tak sanggup mendengar hujan yang merintih di atas genting, kabut yang menguap di setiap paginya, embun-embun yang mengelopak di setiap tangkai rumput, air sungai yang menggelorakan hasrat, dan pada lagu-lagu yang khusus dibuat untuk para pecinta.
Tak perlu memintanya padaku untuk membuatkan syair, karena aku pun pasti mau membuatkannya dan memberikannya pada sahabat terbaikku ini. Sempat tersentak sudah dua purnama tak mengukir kata, maka kembali kureliefkan ia pada waktu yang terus berjalan. Dan inilah:
Continue Reading 2 comments Wednesday, 12 December 2007
Potong Saja Jempol Saya Ini
Dengan paniknya saya kembali mencari Bukti Pemilikan Kendaraan Bermotor (BPKB) Mega Pro di album dokumen saya. Sudah tiga kali saya obok-obok album itu hasilnya nihil. Kemana gerangan dokumen itu berada? Padahal niatnya, besok saya harus ke kantor samsat untuk membayar pajak yang akan jatuh tempo pada tanggal 07 Pebruari nanti.
Setelah merunut-runut kembali ke satu tahun yang lampau akhirnya saya menyadari bahwa BPKB itu masih ada di dealer. Saya benar-benar lupa untuk mengambilnya. Deg…, wah bisa gawat kalau urusannya begini. Pikiran buruk langsung bekerja, jangan-jangan BPKB itu sudah digadaikan sama dealer.
Soalnya delaer itu—dari berita di Koran—pernah ditipu milyaran rupiah gara-gara banyak subdealernya ngemplang. Jadi pada jaman di mana kejujuran sudah menjadi barang langka, bisa saja dealer menggadaikan BPKB milik konsumennya untuk menambah modal. Tapi saya langsung menepis pikiran itu, “masak dealer sebesar itu, masih mau menipu konsumennya”.
Continue Reading 3 comments Wednesday, 12 December 2007
TALK SHOW MUHARRAM 1427 H
TALK SHOW MUHARAM 1427 H
MUHARAM SEBAGAI TITIK AWAL PERBAIKAN DIRI DAN KEBANGKITAN UMMAT
PEMBICARA: UST. SUBKHI AL-BUGHURI
MODERATOR: AGUS IDWAR
Senin, 13 Februari 2006
14 Muharam 1427
Masjid Shalahuddin Komplek Ditjen Pajak Kalibata
Pemuda Islam Kalibata
Add comment Wednesday, 12 December 2007
KUBURAN BAGI PARA KECOA
Lemari buku yang terbuat dari partikel kayu itu sudah tidak bisa menahan berat isi di dalamnya. Betapa tidak ratusan judul buku kepunyaan saya, Haqi, dan Ayyasy semuanya dimasukkan jadi satu.
Tentu saja lemari yang saya beli sekitar dua tahun lalu itu tidak bisa memuat semuanya. Sedangkan masih banyak lagi buku yang tercecer di sekitar rumah. Di buffet kamar utama, di meja komputer, di ranjang, di atas televisi, dan dimana-mana.
Dan sepertinya saya sudah benar-benar putus asa dalam mengelola perpustakaan pribadi ini. Dulu saya pernah menyusunnya dengan rapih, membuat database , dan membuat penomoran, tapi usaha itu tidak dilanjutkan lagi karena semakin banyaknya jumlah buku yang saya beli.
Di tengah kesibukan saya pun, akhirnya buku-buku perpustakaan yang ada di lemari itu terabaikan begitu saja oleh saya. Jarang dibersihkan dan jarang ditata lagi supaya apik dipandang mata, tidak semrawut seperti sekarang ini.
Ternyata dengan ketidakteraturan dalam penataan perpustakaan ini menyebabkan saya harus berpikir dua kali untuk membeli buku. Nah, padahal banyak sekali buku yang ingin saya beli. Dan saya pun tidak ingin hanya karena itu hobbi berburu dan membaca buku terhalang karena masalah ini belaka.
Continue Reading Add comment Wednesday, 12 December 2007
10 Negara Terbesar Penduduknya
Sempat berlangganan majalah National Geographic hanya beberapa edisi, saya mendapatkan banyak sekali manfaatnya, terutama dalam penambahan wawasan tentang kajian-kajian penelitian kepurbakalaan, petualangan, dan masih banyak lagi lainnya. Tapi sayang dengan harga majalah yang cukup tinggi dibandingkan dengan yang lain, membuat saya berpikir dua kali untuk melanjutkan berlangganan lagi.
Namun setidaknya ada hadiah kecil yang diberikan pada edisi perdananya membuat saya mendapatkan banyak sekali manfaat. Yaitu berupa lembaran poster berukuran panjang lebar kurang lebih 100 cm x 80 cm. Masing-masing sisi berupa peta dunia dan citra planet bumi di waktu malam hari dilihat atau dipotret dari angkasa.
Continue Reading 2 comments Wednesday, 12 December 2007
Tesis Lagi, Tesis Lagi
Saya terus terang saja selalu trauma kalau sudah memikirkan tugas akhir. Dulu waktu mau menyelesaikan skripsi di strata satu saja sudah pusingnya minta ampun. Sebenarnya bukan masalah pada pembuatannya namun susahnya ada pada saat mau memulainya. Benar-benar malasnya luar biasa. Malah keasyikan main game.
Lalu, baru terasa mood saat melihat kawan-kawan satu angkatan sudah pada lulus kuliah semua. Walaupun demikian tetap saja saya terlambat lulus selama satu semester dan wisudanya baru dilaksanakan satu tahun kemudian. Diklat Penyesuaian Ijazah pun ketinggalan juga. Yang berimbas pada keterlambatan saya untuk bisa naik pangkat secepatnya.
Walaupun demikian, saya masih bisa bersyukur dapat mengikuti ujian penerimaan account representative (ar) gelombang kedua. Yang pada akhirnya saya dapat diterima untuk menjadi salah satu AR di kantor yang lama.
Continue Reading 2 comments Wednesday, 12 December 2007
INULISASI
Masyarakat Indonesia kini digemparkan kedua kalinya oleh Inul dengan adanya pengharaman Bang Haji Rhoma Irama atas lagu-lagunya yang dinyanyikan oleh Inul, Annisa, Uut dan kawan-kawan. Alasannya mereka telah menjual erotisme dalam musik dangdut yang telah diperjuangkan oleh Bang Haji dalam tiga dekade terakhir untuk menjadi musik kelas atas yang disegani oleh siapapun.
Terelepas dari hukum syar’i mengenai musik, maka kita dapat melihat betapa pada masa sekarang, seseorang yang benar-benar dan jelas-jelas mengumbar aurat dan erotisme seksuil dihadapan ribuan bahkan jutaan pasang mata, telah dibela habis-habisan oleh para penggemarnya mulai dari kalangan artis sendiri, para wartawan, pakar hukum, feminis, pembela HAM, para “kyai”, bahkan DSH Netters pun turut turun tangan.
Secara kasarnya jelas sekali terdapat dua kubu disini. Kubu pertama “FPI” (Front Pembela Inul) yang dibelakangnya banyak juga terdapat para kyai Jawa Timur, dan kubu kedua kubu anti Inul yang dibelakangnya ada MUI (Majelis Ulama Indonesia bukan Majelis Urusan Inul), Front Anti Pornografi dan Pornoaksi, serta Bang Haji Rhoma Irama dengan PAMMI-nya.
Continue Reading 1 comment Wednesday, 12 December 2007
Melihat Ketua BIN dari Jauh
Suatu sore, ketika hendak mengambil KTP saya di gerbang komplek BIN, saya dikejutkan oleh teriakan dari anggota TNI yang bertugas di pos tersebut kepada teman-temannya yang sedang duduk santai di samping pos. Mereka yang berpakaian preman langsung bersembunyi masuk ke dalam pos, sedangkan mereka yang berpakaian dinas “sekuriti” langsung mengambil segala atribut yang harus dikenakannya.
Saya yang segera pergi dari pos itu sambil menengok ke belakang bertanya-tanya apa gerangan yang terjadi. Ternyata, dari kejauhan ada sosok tegap, berkulit bersih, berpakaian sport menunggang kuda tinggi berwarna coklat. Di belakangnya terdapat beberapa pengawal dengan berjalan kaki dan ada juga yang menaiki kendaraan seperti mobil golf—hanya yang ini lebih besar lagi.
Continue Reading Add comment Wednesday, 12 December 2007







