Tan Tjuan Tay

Monday, 10 December 2007

langkah ini terseok di pertigaan jalan menuju demarkasi
A Mei…!
A Hun…!
A Ling…!
jangan biarkan kelelahan mengalahkan kalian, kota sudah di depan mata
A Gan masih saja terlelap di gendongan Ratna
pribumi yang menatapku dengan mata yang telah kering
istriku, jangan kau ingat adikmu yang telah mati dibantai itu
kita memang berbeda dengan mereka
sudah saatnya kau terima
Belanda memang teman kita
aku:
Tan Tjuan Tay
pecinta repoeblik
Jamblang, Cirebon
15 Oktober 1946

dedaunan di ranting cemara
di antara Cirebon yang menyala
10:11 10 september 2005

*****
Tanggal 14 Oktober 1946 terjadi penetapan garis demarkasi antara Belanda dengan Republik. Orang Tionghoa yang seringnya dimusuhi oleh penduduk asli mengungsi ke wilayah yang diduduki Belanda, sedangkan orang Indonesia pergi ke wilayah Republik.
Di sepanjang perjalanan pengungsian, bukanlah hal yang aneh pengungsi Tionghoa itu diganggu bahkan dibunuh jika mereka tidak menyerahkan harta yang dibawanya. Padahal mereka pun sama-sama dilahirkan di republik ini. Sama-sama mencicipi sepat dan tawarnya tanah air mereka.

Entry Filed under: Poem. Tags: .

Leave a Comment

Required

Required, hidden

Some HTML allowed:
<a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <pre> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

Trackback this post  |  Subscribe to the comments via RSS Feed






Palestine Blogs - The Gazette



KampungBlog.com - Kumpulan Blog-Blog Indonesia

Telah Dikunjungi

 

December 2007
M T W T F S S
« Nov   Jan »
 12
3456789
10111213141516
17181920212223
24252627282930
31  

Categories

Arsip

Blogger

Blogroll

Situs-situs Khusus

Ikhwan & Akhwat Tarbiyah

Best Friends

Downloads

Recent Posts

Recent Comments

deset on Konsultasi Pajak
Ocha on TIPS MEMILIH WADAH PLASTIK YAN…
buJaNG on KATA-KATA ATAU UCAPAN DALAM KA…
dEe_aNa on BANK SOAL UJIAN NASIONAL …
riza on Who I am?
AIRA on SPT Tahunan Pajak Penghasilan …

Top Clicks

Top Posts

Feeds

Meta

Spam Blocked